bhayangkara fc vs madura united

Bhayangkara FC menjamu Madura United pada minggu ke-12 Shopee Liga 1 2019. Duel antarlini yang digelar di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Senin (5/8/2019), ini menjadi gelanggang duel pemain muda sekalian berpengalaman di kedua regu.

Bhayangkara FC dan Madura United bukan klub yang sedang produktif. Tetapi, mereka acap kali dalam kompetisi kampiun di sebagian musim terakhir. Kedunya mempunyai karakter dan materi pemain yang agak berbeda.

Bhayangkara mengandalkan pemain muda yang dikolaborasikan dengan pemain senior dan asing. Sementara Madura United ketika ini secara reguler menurunkan pemain sarat pengalaman dan bermutu dalam skuatnya.

Berdasar posisi klasemen sementara, Bhayangkara berada di posisi kedelapan dengan 15 nilai dari 11 lomba yang sudah dimainkan. Regu The Guardian belum tetap dengan mengoleksi empat menang, tiga seri, dan empat keok. Sempurna, 18 gol sudah mereka ciptakan.

Madura United menghuni papan atas dengan berada di peringkat ketiga mengemas 20 nilai dari sepuluh lomba.

Bermain di sangkar sendiri, Bhayangkara punya rekor apik dengan catatan tidak terkalahkan di saat duel antarlini melawan Madura United semenjak Liga 1 diawali pada 2017. Mereka senantiasa sukses menang ketika meladeni Madura United di sangkar.

Sayang, klub arahan Alfredo Vera itu sekarang sedang dalam kinerja menurun. Sesudah sempat ditekuk 0-1 oleh Persipura di sangkar sendiri, mereka keok 2-3 ketika bertandang ke markas Arema FC.

Popularitas negatif juga menghampiri Madura United yang baru saja takluk 0-1 di sangkar sendiri ketika menjamu PSS Sleman.

Kedua regu bakal berduel dengan ambisi bangkit sesudah sama-sama keok pada minggu lalu. Jadi, dapat dipastikan kedua regu akan tampil ngotot demi meraih kemenangan.

Segera, siapa saja pemain yang akan mengatur peranan penting dalam lomba nanti? Berikut ini prediksi duel antarlini yang bakal terjadi dalam lomba Bhayangkara melawan Madura United

Lini belakang Bhayangkara bakal berisikan pemain tangguh. Duet stoper Indera Kahfi dan Anderson Salles telah menjadi andalan semenjak pramusim. Tetapi, penampilan mereka kurang garang sebab timnya telah kemasukan 16 gol dari 11 lomba.

Madura United mengalami sedikit permasalahan di lini belakang. Duo pemain Papua, Marckho Meraudje dan Fandry Imbiri sepatutnya membolos. Sebagai substitusi, Guntur Ariyadi dan Fachruddin Aryanto yang siap tampil.

Lini belakang masih ditambah dengan ketidakhadiran Jaimerson Xavier dan Andik Rendika. Nama-nama pemain di barisan pertahanan itu bakal menyulitkan pemain depan Bhayangkara FC.

Bhayangkara FC memadukan pemain muda dan asing dalam lini tengah. Mereka mempunyai Lee Yoo-joon, Flavio Beck Junior, Muhammad Hargianto, dan Wahyu Subo Seto. Tiga dari empat pemain itu akan mengawal lini tengah.

Flavio Beck sendiri diprediksi bakal menjadi pembeda di lomba ini. Selama ini, pemain asal Brasil itu menjadi opsi dalam urusan mencetak gol. Ia pun tercatat pernah membukukan hattrick ke gawang Barito Putera.

Lagi-lagi, Madura United sepatutnya kehilangan pemain. Kecuali lini belakang, lini tengah mereka juga tak akan optimal. Asep Berlian sempat diragukan membolos sebab mengalami cedera ketika melawan PSS Sleman.

Trio gelandang mereka bakal diisi oleh pemain lokal yang telah sarat pengalaman dan mempunyai kwalitas. Terdapat Zulfiandi, Slamet Nurcahyo, dan David Laly yang akan adu kecakapan mengolah si kulit bundar.

Energi lini depan Bhayangkara FC juga lebih bermacam. Mereka mempunyai Herman Dzumafo dan Ramiro Fergonzi. Jangan lupakan juga dua pemain muda, adalah Dendy Sulistyawan dan Ilham Udin Armaiyn.

Khusus Dzumafo dan Fergonzi, keduanya dapat dipasang berbarengan dan mempunyai ketajaman. Mereka sekarang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua dengan raihan masing-masin empat gol. Mereka cuma keok dari Flavio Beck yang telah membukukan 5 gol.

Lini depan Madura United tak keok dengan ketidakhadiran striker haus gol pada diri Beto Goncalves dan Aleksandar Rakic. Masih ada juga pemain sayap Andik Vermansah yang mempunyai kecepatan dan kecerdikan mencari celah ruang tembak.