Henrikh Mkhitaryan

Teka-teki mengenai masa depan Henrikh Mkhitaryan alhasil terjawab telah. Pemain asal Armenia hal yang demikian legal hengkang dari Arsenal guna menjalani masa pinjamannya bersama klub raksasa Serie A, AS Roma.

Porsi bermain Henrikh Mkhitaryan di Emirates Stadium diyakini bakalan berkurang pada musim ini. Lebih-lebih sesudah Arsenal mendatangkan penggawa Real Madrid, Dani Ceballos, juga dengan status pinjaman.

Ceballos lantas mempesona sang pelatih, Unai Emery dalam sebagian lomba terakhir. Khusus ketika dia menjalani lomba debutnya sebagai starter kala Arsenal berjumpa Burnley sebagian minggu lalu. Pada ketika itu, dia sukses mencatatkan dua assist.

Sementara itu, Mesut Ozil juga tidak kunjung meninggalkan Emirates lantaran tidak laris di pasaran. Walhasil, guna merampingkan skuat ketika ini, Mkhitarnya bahkan mesti menjadi korbannya.

Berlabuh di AS Roma
Beredarnya sejumlah rumor di tengah-tengah publik membikin masa depan Mkhitaryan jadi tak menentu. Melainkan alhasil, dia mendapatkan daerah berlabuh baru memasuki penutupan bursa transfer di sebagian negara Eropa lain.

AS Roma menjadi klub terkini Mkhitaryan. Raksasa Serie A hal yang demikian merekrutnya dengan status pinjaman sampai akhir musim. Mereka bahkan mesti membayar uang sejumlah tiga juta euro terhadap Arsenal sebagai tarif peminjaman.

“Ini merupakan peluang besar bagi aku untuk mengawali bab baru, dengan klub yang hebat,” tutur Mkhitaryan di web legal klub. “Aku tahu soal klub ini dan aku yakin kami dapat menempuh banyak hal hebat bersama-sama,” lanjutnya.

Kiprah Mkhitaryan di Premier League
Perjalanan Mkhitaryan di kancah Premier League dapat dikatakan buruk. Berakhir ditebus dengan mahar 42 juta euro oleh Manchester United tahun 2016 lalu, dia cuma kapabel mencatatkan 13 gol dari 63 penampilan dalam seluruh persaingan.

Kinerjanya menonjol berbeda dengan apa yang dibuktikan selama membela B0russia Dortmund dahulu. Walhasil, Manchester United bahkan menjadikannya tumbal untuk mendatangkan pemain andalan Arsenal, Alexis Sanchez, pada tahun 2018.

Pedoman-pedoman kebangkitan Mkhitaryan sempat tampak pada permulaan masa kebersamaannya dengan the Gunners. Sayang, cedera membikin kinerjanya kembali menurun sampai sekarang menjadi opsi kesekian dalam skuat inti Emery.